INTRODUCTION FOR MUN

Hey cuy, buat yang pengen bisa MUN Ikuti step dibawah ini ya. Postingan ini merupakan “copy-paste” dari blog seseorang yang gue lupa tautannya.(Yang penting udah ngaku kan hehehe….#tanpa dosa) Enjoy it ya….

#Keep Spirit for E-MUNEC (Economic-English Club UNRAM)

mun2
E-MUNEC UNIVERSITAS MATARAM

Mau ada event MUN? seru tuh, tapi masih grogi karena nggak tahu apa itu MUN?. Tenang, saya hari ini akan sedikit berbagi ilmu tentang apa dan bagaimana cara mengikuti MUN. Perlu diingat bahwa disini saya akan berbagi ilmu tentang cara berpartisipasi di tengah MUN nya ya seperti memahami proses dan sebagainya, bukan proses pendaftarannya karena itu gampang banget haha.

Apa itu MUN?

Sebagai mahasiswa Hubungan Internasional, setidaknya kita harus memahami pengertian dasarnya. Jadi, MUN atau Model United Nations itu adalah sebuah simulasi sidang PBB yang tentunya membahas seputar topik dan isu-isu tertentu berdasarkan negara kalian masing-masing.

Persiapan menjelang MUN?

Hmm, untuk persiapan saya sarankan kalian membaca study guide dari panitia MUN nya ya. Jadi, setiap kali kalian ikut di sebuah event MUN, kalian setidaknya akan dikirimkan email mengenai :

  1. Study Guide 
  2. Country Allocation
  3. Position Paper
  4. Study Guide

Jadi, study guide disini adalah penuntun kalian dalam menganalisa sebuah isu yang berhubungan dari SG nya. Misalnya di SG membahas seputar isuViolence Against Women. Ya teman-teman setidaknya harus melakukan analisa mengenai VAW secara umum dan juga mengangkat permasalahan di negara kalian, serta ditambahi dengan solusi-solusi baru yang memperbaiki solusi lama ya. Bukan cuma baca SG terus asal copas solusi di internet. Bisa-bisa jadi serangan maut nantinya di sesi unmoderated caucus ( umc ).

  1. Country Allocation
10603820_286017768275588_2874634305318456337_o
English Club Economy dan Business Universitas Mataram

Umumnya, selain ada kiriman mengenai SG, kalian juga akan mendapatkan CA atau Country Allocation, yang isinya tentang pembagian peran negara masing-masing. Misalnya, kalian berperan sebagai delegasi dari Jepang, atau Rusia. Dan Country Allocation ini adalah random atau acak. Bersyukurlah apabila mendapatkan negara-negara dunia ketiga, karena isu-isu tersebut biasanya tidak jauh dari kasus di negara-negara dunia ketiga, dan lebih mudah dalam melakukan analisis hehe.

  1. Position Paper

Menjelang MUN, pastikan kalian sudah mempersiapkan yang namanya Position Paper. Apa itu Position Paper? Nah, jadi Post-pap itu adalah paper berdasarkan isu-isu dan solusi dari negara kita dalam membahas topik di sebuah event MUN. Umumnya ini adalah struktur yang harus tertulis di sebuah post-pap :

  1. Posisi negara kita di dalam isu tersebut.
  2. Apa yang telah dilakukan oleh negara kita dalam mengatasi isu tersebut?
  3. Apa solusi yang dapat diberikan oleh negara kita secara global untuk mengatasi isu tersebut?

Nah, dan perlu diperhatikan lagi tentang struktur penulisan post-pap. Berikut strukturnya :

POSITION PAPER

Country            : France

Committee       : ECOSOC

Name                : Cordova Putra Handri Ansyah

Topic Area: Violence Against Women

( isi post-pap yang menjawab ketiga hal diatas tadi berdasarkan beberapa paragraf dan umumnya hanya satu lembar saja ya 🙂 )

Hal lain yang harus dipersiapkan, kak?

Hal lain adalah sikap percaya diri dan memahami betul isi materi dan hasil analisa kalian yang tentunya sesuai dengan topik pembahasan dari event MUN nya. Jangan sampai terburu-buru dan asal dalam melakukan analisa, karena pada saat sesi moderated caucus ( mc ), hanya akan diberi alokasi waktu 60 detik untuk speech dengan menyampaikan hasil analisa berdasarkan hipotesa solusi. Dan efisiensi waktu bicara yang berhubungan dengan konten / materi sangat penting. Talk less, more facts.

Alur jalannya MUN?

1917153_1685670285053127_1580712427103598120_n
First E-MUNEC session

Oke, jadi pertama adalah penentuan apakah kalian adalah delegasi yang present atau hadir saja tanpa memberi kontribusi berupa dukungan terhadap resolusi-resolusi dari isu berdasarkan topik spesifik di MUN nya, atau present & voting dengan nantinya ikut voting dalam DR atau Draft Resolution 1.1 atau 1.2 yang disebut dengan sesi ROLL CALL.

Misalnya :

Cordova : “The delegate of Japan is present !”

Erabor : “The delegate of Pakistan is present and voting !”

Setelah kalian menentukan stance / kedudukan kalian sebagai delegasi negara masing-masing, dimulailah sesi General Assembly. 

Apa itu GA / General Assembly? 

Jadi, di sesi ini, chair akan membuka masukan dari delegasi-delegasi tentang topik apa yang akan dibahas.

Misalnya :

Chair : “We’re opening for a general assembly. Countries who wish to speak please raise your placard !“

Dan beberapa delegasi akan mengangkat placard negara masing-masing dan menunggu ditunjuk oleh chair untuk berbicara. Dan dalam hal ini penunjukan bersifat subjektif sehingga tidak bisa dipengaruhi dari raut wajah, dan appearances juga. Setelah beberapa negara ditunjuk, maka setiap negara yang telah dimasukan ke dalam data GA akan menyampaikan sub pembahasan dari topik utama.

Misalnya :

Topik utama : Violence Against Woman

Sub Topik : The Act of The International Institutions in Emphasising the Violence Against Woman

Oke, setelah kelima negara menyampaikan sub topiknya, maka saatnya chair untuk membuka voting bagi negara lain yang mendukung topik mana yang akan dibahas di dalam sesi Moderated Caucus pertama.

Misalnya :

Chair : “Countries who agree with this motions ( motions 1, misalnya ) please raise your placard”

Di sesi ini, apabila yang mengangkat placard nya kurang dari 1/3 delegasi yang hadir maka dianggap gagal atau akan diserukan oleh chair, “this motion fails”. Dan setelah itu akan dilanjutkan ke pemilhan motions berikutnya hingga sampai ada yang “this motion passes”. Nah jika suatu mosi berhasil pass, maka mosi itulah yang akan menjadi topik pembahasan utama dari semua delegasi yang hadir di sesi MUN saat itu juga.

Bagaimana cara mengajukan mosi di saat Moderated Caucus?

Sebelumnya akan saya jelaskan apa itu MC / Moderated Caucus. Jadi, MC adalah sesi dimana kalian akan berdebat secara formal dengan sistem penyampaian topik satu per satu dari setiap negara yang ditunjuk oleh chair untuk menyatakan argumen berdasarkan hasil riset dan opini di speech yang berdurasi 60 detik.

Cara mengajukan mosi?

Cordova ( Japan ) : “The delegate of Japan would like to propose a moderated caucus for 10 times and one minute speaking time for each delegates”

Maksudnya : Cordova mengajukan sesi MC selama 10 menit dan 1 menit waktu berbicara untuk setiap negara. Dan setelah 10 menit selesai maka akan dibuka mosi berikutnya, begitu seterusnya.

Unmoderated Caucus

Oke, setelah mengetahui tentang MC. Maka UMC atau Unmoderated Caucus adalah sesi yang tidak formal untuk berdiskusi secara langsung bersama delegasi dari negara lain untuk membahas permasalahan dan penyusunan working paper dari setiap blok atau jika tidak terbentuk blok, maka sebuah working paper yang berisikan tentang hasil UMC yang nanti akan didiskusikan di dalam sesi MC ( formal ).

Misalnya : “The delegate of USA would like to propose an unmoderated caucus for 25 minutes”

Umumnya, chair akan mendahulukan mosi UMC dikarenakan waktu yang cukup lama karena membutuhkan untuk berdiskusi dan belum lagi jika terbentuk blok yang memiliki pemahaman yang berbeda. Tentu akan memakan waktu yang cukup lama.

Nah, setelah sesi mosi MC atau UMC yang cukup panjang. Pada akhirnya chair akan memberi pemberitahuan untuk penyusunan Working Paper sesuai blok yang terbentuk atas hasil UMC / Unmoderated Caucus. Umumnya UMC akan mengakhiri sesi debat menuju penyusunan working paper 1.1 dan 1.2 untuk diajukan kepada chair dan dijadikan sebagai Draft Resolution.

Hal yang paling mendebarkan adalah dalam penentuan draft resolution yang passes atau disetujui oleh chair dalam pembahasan isu / permasalahan. Setelah ini biasanya chair akan memancing dengan menanyakan :

“Is there any motions on the floor?”

Usahakan angkat placard dan katakan “The delegate of ( negara kalian ) would like to ajourned the meeting” atau mengakhiri pertemuan / conference tersebut jika memang sudah cukup lama dan tentunya lelah bagi delegasi dari setiap negara. Atau kalian bisa mengajukan hal tersebut di dalam personal privilege dengan mengangkat placard di tengah-tengah sesi ( misal, ruangan AC yang panas ) dengan mengatakan : “The delegate of ( negara ) would like to ajourned the meeting due to heaten room temperature, can you please lower the AC temperature?”. Dan jika memang chair menyetujui maka permintaan delegasi akan dituruti, dan jika tidak disetujui maka akan tetap berlanjut karena chair adalah pengatur jalannya simulasi dan mereka yang memiliki kuasa serta hak veto.

12364440_1047137588658020_983982528_o
Happy Birthday for me… hehehehe

Mungkin kurang lebih seperti itu lah ilmu mengenai MUN yang bisa saya bagi. Tentu kalian bisa juga cari dari berbagai macam sumber sehingga memperkaya pengetahuan dan persiapan dalam menghadapi MUN kalian !.

Semangat ya

 #E-MUNEC UNIVERSITAS MATARAM

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s