Amandemen Pasal Dosen dan Kelak Jika Aku Menjadi Seorang Dosen

“Sahabat, masih ingatkah kalian dengan pasal klasik dosen yang mungkin peninggalan bangsa Belanda yang terdiri dari dua butir pasal saja namun amat mengerikan? “

dosen-selalu-benar
PASAL KLASIK

Mungkin kita semua sudah mengetahui dan atau bahkan sudah menghafalnya diluar kepala. Baik jika kau lupa, maka biarkan aku mengingatkanmu kembali bunyi 2 butir pasal angker itu. Pasal 1: Dosen tidak pernah salah. Pasal 2: Jika doseen berbuat salah maka kembali ke pasal 1. Singkat, padat, dan sungguh jelas. Bahkan akan terus menancap dikepala semua orang, terutama para generasi muda yang pada saat ini atau pernah menempuh yang namananya bangku kuliah.

Entahlah, hingga saat ini aku belum menemukan referensi sama sekali mengenai asal-muasal pasal tersebut, jari-jari inipun sudah hampir membeku untuk mencari sejarah dari pasal klasik tersebut di kotak pencarian ajaib yang bernama google. Untuk mengobati rasa penasaranku, maka kuputuskan untuk melakukan penelitian fiktif. Hingga akhirnya, berdasarkan penelitian fiktif yang aku lakukan, dapat ditarik hipotis bahwa:

HO: Dosen tidak pernah salah

HA: Dosen bisa salah

Berdasarkan hipotesis fiktif tersebut, ternyata HA di tolak mentah-mentah oleh aplikasi SPSS fiktif tersebut. SPSS mengatkan bahwa ternyata jarak untuk mencapai HO ternyata sangat jauh, sehingga SPSS dengan sangat enteng mengatakan bahwa HO dalam jangka waktu yang panjang akan tetap selalu diterima. Sehingga kesimpulannya Dosen tidak pernah salah. Pasal Klasik yang mungkin peninggalan belanda tersebut akan selalu benar.

Hingga saat inipun para anggota dewan fiktif belum melakukan amandemen terhadap pasal tersebut, mungkin mereka takut untuk melakukan amandemen. Sehingga mereka memilih diam dan membiarkannya berlanjut, dan membiarkan anak cucu mereka kelak menikmati warisan pasal tersebut.

Sahabat, tentunya tidak semua dosen menaati pasal tersebut. Banyak dosen yang sudah mulai membangkang dengan pasal tersebut. Mereka berusaha menjadi sebaik mungkin dalam menjalankan kewajibannya dengan baik. Namun sayang, ia juga masih diam dan tak mau ambil pusing terhadap pasal tersebut. Mereka tidak menjalankan pasal tersebut, namun merekapun tetap membiarkan pasal teresebut beredar dan berlaku.

DOSEN… mendengar namnya saja aku sudah merinding. Begitu sakral. Begitu mulia jasanya. Ilmu-ilmu yang berguna yang disuapinya sewaktu mengeyam bangku kuliah berhasil mengantarkan para mahasiswanya menjadi orang-orang penting dan berguna bagi bangsa dan tanah air. Aku jujur, ini tidak bohong, mereka memang mulia sahabat. Pahala untuk mereka tidak akan pernah habis dimakan oleh apapun. Gerbang surgapun sudah terbuka lebar untuk mereka. Para pahlawan ilmu….

Suatu waktu, pernah aku berandai untuk menjadi seorang dosen. Aku memimpikan diriku menjadi seroang dosen yang bisa dicintai oleh semua mahasiswa dan kerabat-kerabat dosen lainnya. Memang tak mugkin semua dapat kubahagiakan, namun setidaknya mayoritas diantara mereka dapat aku bahagiakan. Disela lamunanku, aku bingung, lantas bagaimana caranya menjadi dosen yang diidam-idamkan oleh semua kalangan? Ah tampaknya sulit….. sulit….

Ah tapi mengapa aku harus mengeluh dan menyerah seperti ini? Bukankah ini masih mimpi? Belum terjadi, jadi sebelum aku menjadi dosen, aku masih bisa menata diri dan mempersiapkan diri menjadi seroang dosen. Lantas, didalam lamunanku, kelak jika suatu hari nanti aku bisa menjadi seroang dosen, aku akan berusaha melakukan hal-hal ini.

  1. SENYUM
dosen
Semoga aku bisa tersenyum seperti ini kelak

Kalian tentu sudah sangat tahu jika senyum itu adalah ibadah, dan ibadah itu akan mendatangkan pahala. Jika kelak aku menjadi seorang dosen, senyum manis meski wajah ini mungkin tak setampan Ricky Wilson, akan senantiasa aku berikan kepada mahasiswaku. Apa salahnya memberikan senyum kepada mereka? Toh itu juga tidak akan mengurasi isi dompetku. Yang ada malah dompet pahalaku akan semakin tebal, yang kelak dapat aku belanjakan di hari perhitungan nanti. Mahasiswa kita mungkin lelah sehabis mengerjakan tugas kuliah, mungkin dengan senyuman dari ku yang seorang dosen bisa mengurangi kelelahannya. Tampaknya ini akan sangat mulia. Membantu mahasiswa dari cara yang tidak langsung namun sangat berkhasiat. Seomga jika kelak aku dapat menjadi seorand dosen, aku mampu menjadi seorang dosen yang ramah senyum.

  1. WAKTU LUANG
blog_makeTime
Aku usahakan ada waktu untuk mereka

Aku tahu, mungkin kelak ketika aku sudah menjadi seorang dosen, waktu luangku tidak akan terlalu banyak. Karena akan sangat banyak sekali tugas yang harus aku selesaikan. Namun aku tak akan mengambing hitamkan itu semua untuk sedikit meluangkan waktu untuk mahaisiswaku. Mungkin mereka kesulitan tugas dan materi kuliah, mungkin saja aku bisa membantu mereka. Atau mungkin mereka membutuhkannku untuk sekedar meminta tanda tangan untuk KRS dan lain sebagainya. Wah… tentunya aku akan sangat bahagia sekali dapat membantu mereka dengan hanya menaburakan tanda tangan ku ini. Yang mungkin tanda tangan ini kelak akan membawaku ke gerbang surga. Selama tanda tangan ini digunakan untuk ibadah, 1 tembok kertaspun aku sudi tanda tangani. Sahabat, aku akan berusaha memiliki waktu luang untuk mahasiswaku kelak.

  1. TANDA TANGAN MAHAL
Felicity-signature
Semoga kau tak perlu menunggu berhari-hari untuk mendapatkannya

Kasian terkadang diriku melihat mereka harus berjalan tertatih-tatih bahkan menunggu lama hanya untuk meminta tanda tangan. Bahkan berhari-hari mereka harus menunggu. Hanya untuk sekedar mendapatkan tanda tangan. Oh… semahal itukah harga sebuah tanda tangan? Mereka bahkan tak dapat lanjut kuliah jika tak memiliki tanda tanganku. Tanda tangaku ternyata menentukan juga masa depannya dikampus. Ah…. Apakah kelak aku juga harus menjual tanda tangan dengan harga mahal? Melihat pengorbanan mereka, mungkin aku akan merubah haluanku. Jika tanda tangan dari tanganku yang banyak berbuat dosa ini ternyata dapat menentukan masa depanmu, maka akan aku usahakan kau mendapatkannya dengan cara yang mudah. Aku aku berusaha melakukan hal ini jika kelak takdir menyereetku menjadi seorang dosen.

  1. PELAMPIASAN
killer
Akan kuusahakan ini tak ada

Tuhan, aku berjanji jika kelak aku menjadi seorang dosen, aku akan berusaha untuk tidak membawa masalah pribadiku ke depan para mahasiswaku. Oh… kasian juga mereka jika kelak aku menjadi seorang dosen, kemudian masalah pribadiku dengan orang lain harus aku tumpahkan kepada mereka yang tak tahu apa-apa. Kasian mereka, apalagi jika harus melihat mereka menitikkan air mata gara-gara pelampiasanku yang tak jelas. Sahabat… doakan aku bisa bertindak bijak kelak….

  1. JARAK
fotoblog44
Semoga tak ada jarak diantara kita

Sahabat…. Apakah aku harus membuat jarak dengan mahasiswaku agar aku bisa disegani? Apakah aku harus melakukannya agar mahasiswaku tidak berbuat semena-mena dan kurang ajar kepadaku? Ah aku rasa tidak, jarak yang jauh justru akan membuatku dilupakan oleh mahasiswaku. Aku yakin, semakin aku dekat dengan mereka, maka aku akan semakin mengerti keadaan mereka, dan tentunya kami akan semakin dekat, sehingga, mungkin saja materi kuliah yang ku ajarkan akan semakin mudah mereka cerna. Tak ada jarak antara aku dan mereka kelak, mereka adalah sahabat. Kan kujadikan mereka sahabat setia. Aku yakin, mereka tak akan malu bertanya dikelas jika mereka merasa bingung. Aku yakin, mereka tak akan berani mencontek dikelas, karena mereka tak ingin menghancurkan persahabatannya denganku dengan menghianatiku dari belakang dengan cara mencontek. Aku yakin justru dengan membuat jarak yang dekat dengan mereka akan membuat kami semakin baik. Sahabat, doakan semoga aku mampu menjalin tali persahabatan dengan mahasiswaku kelak.

  1. KILLER
dosen killer tmb
Mungkin tidak…. Aku usahakan

Membentak mereka agar mereka tak melonjak kepadaku. Sering memarahi mereka agar mereka takut kepadaku. Kalau bisa, melihat bayanganku saja mereka sudah takut. Ah… apakah aku harus menjadi seperti ini kelak? Apakah aku harus bangga dikatakan killer oleh mahasiswaku? Ah… tampaknya tidak. Aku akan berusaha sekuat yang aku mampu untuk tidak menjadi seorang dosen yang di anggap killer. Aku tak bangga mereka sungkan kepadaku karena hanya sebatas takut. Aku tak sudi jika mereka harus belajar dengan terpakasa karena hanya sebatas takut kena semprot dariku. Aku tak ingin membuat jantung mereka beroyang-goyang tegang sebelum aku masuk kelas. Aku janji sahabat, aku akan berusaha untuk tidak melakukan hal itu. Aku tak ingin membuat mereka mejadi para cendikiawan bermuka dua yang licik. Didepan mereka hormat, sedangkan dibelakang mereka mencibirku dengan sangat kotor. Sahabat, mungkin jika kelak aku menjadi seorang dosen, kesan killer akan ku buang sejauh mungkin. Mahasiswa, jangan takut kepadaku….

  1. DOSEN BAIK

Untuk yang satu ini memang sulit aku definiskan hingga sekarang. Apa definisi dosen yang baik? Mahaisiswa sekarang memang aneh. Mereka pasti akan menjawab dosen yang baik adalah dosen yang memberikan nilai bagus meskipun kualitas mahasiswanya jelek. Oh no…. aku tak ingin menjerumuskanmu kelembah kebodohan dek… Usahamu dan kualitasmu A, maka dengan sangat bangga aku akan berikan nilai itu untukmu. Namun tenang, meski aku mungkin kau cap sebagai orang yang pelit nilai, aku akan berusaha untuk membantumu dalam belajar dan menjawab soal, agar hasilmu benar-benar hasil kerja kerasmu. Aku akan berusaha sekuat yang aku mampu, untuk memabantumu mempersiapkan senjata perangmu sebelum menghadapi ujian. Yang jelas, jika kelak aku menjadi seorang dosen, aku tidak akan menuntut nilai mu bagus jika cara mengajarku tidak bagus dan membuatmu senang. Kau boleh menuntut, jika aku hanya masuk ke kelas dan hanya memberikan tugas saja tanpa membimbingmu. Kau boleh menuntutku jika didalam kelas aku hanya marah-marah tak jelas dan tidak pernah memberikan materi. Kau boleh menuntut, jika caraku mengajarimu kurang tepat bahkan terkesan membosankan. Tapi aku mohon, jika aku sudah berusaha membimbingmu dengan baik, mohon rajinlah belajar. Giliranku kini menikmati hasilku. Hasil mu adalah kualitasku. Jika nilaimu adalah C, maka kualiatas mengajarku juga C. maka mungkin saatnya aku introspeksi mengenai cara membimbingmu. Aku akan berusaha sebaik mungkin. Tenang saja, jika nilaimu jelek, aku tak pernah menyalahkanmu. Apalagi mengataimu mahasiswa bodoh. Aku usahakan kata itu tidak akan pernah terucap, memanggilmu bodoh berarti mengatai diriku sendiri bodoh juga.

  1. TUGAS
2477518_20130331100357
Tugas akan tetap ada, namun aku yakin akan sangat berguna untuk mahasiswaku kelak….

Jika kelak aku menjadi seorang dosen, mungkin tugas akan tetap aku berikan kepada mahasiswaku. Namun mungkin sebelumnya, akau harus yakin tugas itu bermanfaat untuk mereka. Aku janji tidak akan memberikan mereka tugas hanya untuk sekedar membuat mereka sibuk semata. Aku pastikan tugas itu kelak akan membuat kalian berguna dimasyarakat. Dan jika ada waktu, akan aku usahkan, hasil kalian akan aku kembalikan lagi. Dan jika memang ada saran, akan aku cantumkan disana. Tenang, tugas kalian akan selalalu aku periksa dengan baik. Dan satu hal lagi, makalah yang kalian kumpulkan akan berusaha aku kembalikan, anti tanganku ini membakar atau membuang atau menimbang hasil karya kalian itu. Simpan untuk kalian baca-baca saja dirumah, untuk menambah ilmu. Itu karya kalian. Simpanlah dengan baik.

  1. UPDATE
10499118493_8d2859dcab_o
Semoga aku mampu menyesuaikan zamanku dengan zamanmu….

Mungkin kelak ketika aku sudah menjadi seorang dosen, zaman ini sudah benar-benar berbeda. Zaman ku dan mahasiswaku mungkin sudah berbeda. Namun tenang saja, aku akan berusaha mengikuti perkembangan zaman. Agar aku tak ketinggalan zaman. Dan tetap memberikan informasi up to date untuk kalian. Sehingga ilmu yang kuberikan tidak basi di telinga kalian. Jika akan mengajar saham, akan kuusahakan terlebih dahulu menjadi seorang investor. Jika mengajar bank, aku usahakan minimal menjadi depositor lebih dahulu. Jika belajar auditing, aku usahakan dulu untuk mencari pengalaman terhadap ilmu auditing di kantor-kantor akuntan publik. Aku usahakan, ilmu yang kuajarkan dikelas merupakan hasil belajarku dari teori yang ku baca di buku dan pengalamanku di dunia nyata. Tak ingin aku membuat otakmu melayang-layang dengan ilmu abstract yang tak bisa kau tangkap. Semoga kelak tuhan memperlancar jalanku.

  1. TERAKHIR

Tuhan…. Jika kelak aku memang menjadi seorang dosen, mohon senantiasa ingatkan hamba dengan hal-hal ini, agar hamba bisa tetap memposisikan diri hamba dengan cara yang semestinya. Setiap manusia itu pasti melakukan kesalahan, sehingga kata tidak pernah salah seharusnya tak boleh kita sematkan dalam diri kita. Manusia tidak ada yang sempurna masih berlaku hingga detik ini.

doa-www.isigood.com-foto
Jika dosen takdir hamba, mohon dekatkan ya tuhan. Namun jika bukan, mohon berikan hamba ketabahan….

Kelak jika aku menjadi seorang dosen, doakan saja agar aku bisa mengaamandemen pasal klasik tersebut…..

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s