Auditor Vs Auditee… Ngakak Gue!!

Di ruang direktur tampak Anto dan Mushab sedang menunggu kedatangan auditor dari KAP Edson dan Rekan. Mereka menunggu sambil berbicara ringan masalah bisnis perusahaannya. Ketika mereka sedang berdiskusi,  dua orang Auditor dari KAP Edson dan Rekan datang untuk memberikan hasil temuan auditnya kepada perusahan PT PETA.

TOKOH          :

  1. RESTU : AUDITOR Edson dan Rekan
  2. RATNA : ASISTEN AUDITOR Edson dan Rekan
  3. ANTO : DIREKTUR PT.PETA (Bpk.RANTUNG)
  4. MUSHAB : MANAJER KEUANGAN DAN AKUNTANSI (Bpk.DENI)

 

auditor-571702412f7a6131050b3b7e

DILAOG:

Di ruang direktur tampak Anto dan Mushab sedang menunggu kedatangan auditor dari KAP Edson dan Rekan. Mereka menunggu sambil berbicara ringan masalah bisnis perusahaannya. Ketika mereka sedang berdiskusi,  dua orang Auditor dari KAP Edson dan Rekan datang untuk memberikan hasil temuan auditnya kepada perusahan PT PETA

RESTU          : Selamat pagi pak.

MUSHAB       : Pagi dan selamat datang.

ANTO             : Hem….

MUSHAB       : Maaf, sebelum masuk mohon kakinya di keprok-keprok dulu agar ruangan tidak kotor!

RESTU          : Oh terasa masuk musholla ya pak… Baik pak (Restu dan Ratna mundur sejenak, untuk mengeprokkan kakinya hingga bersih. Kemudian masuk kembali). Sudah bersih pak. Apakah kami boleh duduk?

ANTO             : Hemmm….

RESTU          : Hem… hem… Maksudnya apa ya pak?

RATNA          : Mungkin boleh duduk maksudnya ya pak?

MUSHAB       : Ohya silahkan duduk!

(Restu dan Ranta duduk di kursi yang sudah ada).

RATNA          : Kami datang kemari untuk memberikan hasil temuan-temuan kami selama mengaudit perusahaan bapak. Silahkan pak…. (sambil memberikan kertas yang berisi hasil audit kepada Anto dan Mushab).

RESTU          : Ohya pak sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan perusahaan bapak kepada KAP kami.

ANTO             : Hem……….

(Restu kesal dan sedikit naik darah)

RESTU          : Baik pak kalau begitu kita mulai saja meetingya.

ANTO             : Hemmm…..

RESTU          : Mohon maaf pak, itu hamm… hemmm… hamm… hem…. Maksudnya apa ya pak? Apa itu kode untuk saya?

ANTO             : Hemmmm….

MUSHAB       : Ohya silahkan paparkan temuan anda!

RESTU          : Begini pak….

ANTO             : Hemm…..

(Restu menelan ludah dalam-dalam)

RESTU          : Jadi setelah team kami melakukan audit terhadap perusahaan bapak, khsususnya pada akun investasi perusahaan, ada beberapa fakta lapangan yang kami temui yang perlu untuk di diskusikan bersama.

MUSHAB       : Ohya silahkan paparkan temuan anda!

RESTU          : Baik pak!

ANTO             : Hemmmm….

(Restu makin gerah)

RESTU          : Jadi fakta-fakta yang kami temukan selama proses audit kami terhadap akun investasi bapak adalah, yang pertama perusahaan bapak mencatat fee broker 50% sebagai beban seharusnya dicatat seluruhnya sebagai invesatasi. Yang kedua bapak belum melakukan pencatatan terhadap pendapatan terhadap pembagian dividen Domba Kecil.

RATNA          : Nah berdasarkan fakta lapangan tersebut, kami akan mengajukan rekomendasi kepada perusahaan bapak, agar mohon segera untuk ditindaklanjuti. Jadi untuk masalah ini, kami akan memberikan jurnal koreksi untuk mengoreksi kekeliruan dalam pencatatan tersebut. Jadi jurnal koreksi yang kami berikan adalah

         Investasi Rp.750.000

            Fee broker/beban lain-lain Rp.750.000

         Kemudian bapak juga belum melakuan pencatatan dividen terhadap investasi bapak kepada perusahaan PT. Domba Kecil sebesar Rp.5000 per lembar saham. Dengan piutang dividen terhadap pendapatan dividen.

RESTU          : Nah bagaimana pak?

ANTO             : Hemmm…..

(restu mengelus dada dalam-dalam)

RATNA          : Bagaimana pak? (Bertanya kepada Mushab)

MUSHAB       : Allah swt. berfirman, barang siapa yang………(Restu dan ratna memotong perkataan mushab, karena mereka buru buru dan tidak sempat untuk mendengarkan pidato Mushab)

RESTU          : Mohon maaf pak, sepertinya kita tidak ada waktu untuk mendengarkan caramah disana pak. Jadi mohon langsung saja memberikan tanggapan bapak?

ANTO             : Hemmmmmm…….

(Restu mulai naik vitam)

RATNA          : Iya pak, bagiamana tanggapan bapak mengenai rekomendasi kami. Apakah bapak setuju?

MUSHAB       : Okey tunggu sebentar, saya perlu diskusi dengan bapak direktur terlebih dahulu.

RESTU          : Ohya silahkan pak…G.P.L pak…

(Mushab dan Anto berbisik-bisik dihadapan Restu dan Ratna)

RESTU          : Tettt… waktunya habis pak…. Tentukan jawaban anda sekarang….

MUSHAB       : Jawaban kami adalah A…

RESTU          : Mohon maaf pak… ini bukan cerdas cermat, ini meeting audit. (Mengelus dada)

RATNA          : Silahkan pak!

MUSHAB       : Apa??? Anda minta kami untuk melakukan koreksi? Anda pikir perusahaan kami salah jurnal? Asalkan anda tahu saja, sebagian besar tenaga kami disini adalah S2 Teknik yang pintar menghitung. Jadi tidak mungkin kami salah jurnal. Simpan saja koreksi anda.(Dengan nada marah dan berapi-api)

RATNA          : Teknik belajar jurnal ya pak? Baru tahu…(sambil garuk-garuk kepala)

RESTU          : (Nelen ludah dalem-delam karena kaget).. Mohon maaf pak, namun jika seperti itu cara perusahaan bapak melakukan penjurnalan, maka itu tidak sesuai dengan standar akuntansi keuangan ETAP yang berlaku khususnya pada bab 10 terkait dengan Investasi pada efek tertentu. Jika bapak tidak menerimanya, maka akan kami akan dengan tegas memberikan bapak opini wajar namun dengan pengecualian untuk akun investasi tersebut.

RATNA          : Bagaimana pak?

MUSHAB       : Anda ini mengancam saya?

RESTU          : Ohh tidak pak, justru kami benar-benar ingin bekerja sama dengan bapak. Semua ini demi kebaikan perusahaan bapak juga. Bagaimana tanggapan bapak direktur?

ANTO             : Hemmmmm…….

RESTU          : (Tepuk jidat lagi…)

RATNA          : Sepertinya bapak direktur setuju, bagaimana pak?

MUSHAB       : Yasudah saya setuju….

RESTU          : Lantas apa komitmen perusahaan bapak? (bertanya kepada Anto)

ANTO             : Hemmmm…..

(Restu tepuk jidat lagi….)

RATNA          : Lantas bagaimana komitmen bapak terkait dengan hal ini?

MUSHAB       : Kami akan segera melakukan koreksi terhadap jurnal yang telah kami buat, dan akan segera mempelajari lebih lanjut terkait dengan standar-standar yang ada dalam SAK ETAP khususnya bab 11 terkait dengan investasi. Kami juga akan segera melakukan pelatihan terhadap karyawan kami terhadap pemahaman standar SAK ETAP.

RATNA          : Kira kira kapan bapak akan segera merealisasikannya?

MUSHAB       : Secepatnya, mungkin akhir januari 2013 nanti.

RESTU          : Oh… baik pak terimaksih atas diskusinya hari ini. Senang beretemu dengan anda.

ANTO             : Hemmmmmm

RATNA          : Terimakasih pak. Senang bekerja sama dengan perusahaan bapak. Sekali lagi terimaksih karena sudah menggunakan jasa KAP kami. Laporan hasil Auditnya akan segera kami kirimkan.

MUSHAB       : Baik sama-sama. Apakah bisa dipercepat?

RESTU          : Hemmm…… (sambil membalikkan badan pergi meninggalkan tempat bersama Ratna).

RATNA          : Selamat pagi pak.

***SELESAI***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s