Critical Review: The Influence of IFRS Adoption for Accounting Quality in Telecomunication Company.

CRITICAL REVIEW

ORIENTASI PENELITIAN
FENOMENA YANG DITELITI Dalam penelitian ini peneliti berusaha untuk mengangkat fenomena terkait dengan adopsi International Financial Accounting Standard (IFRS) oleh perusahaan telekomunikasi di negara Kanada. Peneliti ingin membuktikan apakah adopsi IFRS memberikan pengaruh terhadap perusahaan telekomunikasi di negara Kanada atau tidak. Kemudian peneliti berusaha membuktikan apakah adopsi tersebut memberikan dampak kemajuan atau kemunduran bagi pelaporan perusahaan.
RESEARCH GAP Paglietti (2009) dalam penelitiannya mengemukaakan bahwa adopsi IFRS dapat menyebabkan meningkatnya angka earning management oleh perusahaan-perusahaan yang mengadopsinya. Sedangkan menurut penelitian Bola (2006) dan Choi (2005) adopsi IFRS menyebabkan biaya pelaporan menjadi lebih rendah, transparansi meningkat, mengurangi asimetrical information dan akhirnya terjadinya peningkatan kualitas informasi keuangan yang disajaikan oleh pihak manajemen. Sedangkan menurut penelitian Weng(2012) mengatakan bahwa pengaruh dari IFRS itu tergantung dari apakah penerapan IFRS lebih tinggi atau lebih rendah dari GAAP. Jika lebih tinggi maka kualitas akuntansi yang tinggi akan diperoleh, begitupula sebaliknya.
KEBARUAN PENELITIAN Kebaruan dari penelitian ini adalah dalam hal kawasan yang diteliti. Dimana sebelumnya penelitian sejenis pernah dilakukan oleh Paglietti(2009) yang meneliti tentang apakah adopsi IFRS mempengaruhi pelaporan keuangan di negara Eropa atau tidak, dan hasilnya mengatakan bahwa adopsi IFRS mempengaruhi pelaporan keuangan perusahaan, hal ini ditandai dengan meningkatnya earning management yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang diteliti. Sedangkan penelitian ini mencoba melakukan penelitian yang sama namun dengan kawasan yang berbeda, yakni di negara Kanda.
RESEARCH QUESTION Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah penerapan IFRS menyebabkan peningkatan kualitas pelaporan keuangan pada perusahaan Telekomunikasi di negara Kanda.
TUJUAN PENELITIAN Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelediki apakah adopsi dari IFRS oleh perusahaan Telekomunikasi di negara Kanda meningkatkan kualitas pelaporan atau tidak.

 

KERANGKA PENELITIAN DAN HIPOTESIS
GRAND THEORY Dalam penelitian ini penulis tidak menemukan adanya Grand Theory yang menjadi landasan teori dari penelitian, sehingga penulis menyimpulkan bahwa tidak adanya Grand Theory yang disajikan oleh peneliti merupakan salah satu bentuk dari kelemahan dari penelitian ini.
HIPOTESIS YANG DIUJI Ho: Kualitas akuntansi belum membaik setelah adopsi IFRS di perusahaan Telekomunikasi dari tahun 2011 hingga tahun 2012

H1: Kualitas akuntansi menjadi membaik setelah adopsi IFRS di perusahaan Telekomunikasi dari tahun 2011 hingga tahun 2012.

MODEL PENELITIAN
LUARAN PENELITIAN
TEMUAN HASIL PENELITIAN Penelitian ini menemukan persistensi yang lebih rendah dan prediktabilitas laba; peningkatkan laba berpengaruh terhadap nilai pemegang saham; volatilitas negatif dalam harga pasar; prediktabilitas yang lebih baik dari arus kas dan prakiraan keuangan; penurunan akrual dan kehilangan ketepatan waktu pengakuan; peningkatan valuasi pasar wajar; peningkatan yang signifikan dalam nilai relevansi; peningkatan valuasi kegunaan laba untuk BVPS; dan peningkatan kemampuan operasi dan prediktabilitas
IMPLIKASI HASIL PENELITIAN Penelitian ini menemukan bahwa hasilnya konsisten dengan informasi dan perbandingan efek antara dua pendekatan dari laporan operasi dan laporan posisi keuangan. Akurasi perkiraan meningkatkan likuiditas dari pendapatan. Penelitian ini tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa penurunan laba perkiraan akurasi didorong oleh manipulasi laba, sebagai memiliki korelasi meningkat antara pendapatan dan harga pasar. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas akuntansi telah terpengaruh baik secara positif maupun negatif setelah adopsi IFRS, berbeda dengan studi sebelumnya yang mendokumentasikan bukti yang menunjukkan peningkatan atau penurunan kualitas akuntansi setelah adopsi IFRS. Kualitas informasi akuntansi sangat sering ditentukan oleh kualitas laba yang dilaporkan. Untuk hal ini, peneliti telah membuat kualitas operasi secara empiris informasi akuntansi dengan mengembangkan beberapa atribut untuk menentukan kualitas laba. Karena pendapatan dapat didekomposisi menjadi arus kas dan akrual, beberapa peneliti menggunakan kualitas akrual untuk menarik kesimpulan tentang kualitas laba (Dechow, Dichev 2002, dan Francis et al., 2004). Di sisi lain, Richardson (2003) menafsirkan kualitas laba bila penghasilan gigih, kemampuan prediksi laba. Mereka melihat bahwa penghasilan berkualitas tinggi ketika laba masa lalu suatu perusahaan sangat terkait dengan laba yang akan datang. Peneliti lain melihat penghasilan dengan kualitas yang lebih tinggi bila penghasilan yang nilai yang relevan, yaitu laba yang sangat terkait dengan harga sekuritas (Francis dan Schipper, 1999). Penelitian ini menemukan bahwa hasil yang konsisten dengan informasi dan perbandingan efek antara dua pendekatan dari laporan operasi dan laporan posisi keuangan. Akurasi perkiraan meningkatkan baik likuiditas dan pendapatan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan setelah adopsi dari IFRS, kualitas akuntansi memiliki pengaruh positif terhadap pelaporan keuangan perusahaan telekomunikasi Kanada
MANFAAT PENELITIAN Penelitian ini akan dapat memberikan petunjuk kepada regulator international terkait dengan adopsi IFRS di negara Kanada. Sedangkan bagi pihak akademisi, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai refrensi terkait dengan pengaruh IFRS terhadap kualitas akuntansi.
KRITIK ARGUMENTATIF
KESESUAIAN FENOMENA DENGAN MASALAH YANG DITELITI Dalam penelitian ini penulis menemukan kesesuaian antara fenomena yang ada dengan masalah yang diteliti. Dimana fenomena yang dibicarakan adalah terkait dengan adopsi IFRS, sedangkan masalah yang diteliti adalah apakah adopsi IFRS itu mempengaruhi kualitas akuntansi atau tidak.
URGENSI RUMUSAN MASALAH Menurut saya urgensi dari rumusan masalah yang dipaparkan oleh peneliti sudah tepat, karena peneliti berusaha untuk memparkan penelitiannya terkait dengan pengaruh adopsi IFRS di negara Kanada.
KESESUAIAN GRAND THEORY YANG DIGUNAKAN Dalam penelitian ini penulis tidak menemukan adanya Grand Theory yang menjadi sumber landasan teori dari penelitian.
KESESUAIAN METODE YAN DIGUNAKAN Menurut saya metode penelitian yang digunakan oleh peneliti sudah sesuai dengan objek penelitiannya yakni menggunakan empirical comparative study.
KESESUAIAN MASALAH DENGAN TUJUAN PENELITIAN Menurut penulis, kesesuaian antara masalah dalam penelitian dengan tujuan penelitan sudah tepat, dimana  masalah yang ada terkait dengan adopsi IFRS pada perusahaan Telekomunikasi di negara Kanada, sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sesudah adopsi IFRS dapat meningkatkan kulitas akuntansi atau tidak.
KESESUIAN DATA DENGAN ALAT ANALISIS Menurut penulis, dalam penelitian ini kesesuaian data penelitian dengan alat analisis yang digunakan sudah tepat atau sesuai yakni menggunakan model regresi.
SARAN PERBAIKAN
PERLUASAN PENOMENA Tahun 2006 penelitian ini pernah dilakukan di negara eropa, kemudian diikuti oleh penelitian ini di negara Kanada, oleh karena itu penulis ingin melakukan perluasan fenomena dengan melakukan penelitian di negara Indonesia, terhadap semua perusahan manufaktur yang terdaftar  di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2013.
JUSTIFIKASI GRAND THEORY YANG LEBIH TEPAT Karena dalam penelitian ini penulis tidak menemukan adanya Grand Theory, maka penelitian saya berikutnya akan memasukkan Agency Theory sebagai Grand Theory penelitian, karena adopsi IFRS tidak akan pernah lepas dari masalah earning management. Dimana earning management terjadi karena adanya gap yang lebar dalam hal informasi antara Agen dengan Prinsipal.
PENDEKATAN METODE ANALISIS YANG DIGUNAKAN Untuk pendekatan metode analisis, penulis akan memakai pendakatan yang sama dengan penelitian ini, yakni menggunakan empirical comparative study dan memakai statatistik regeresi.
PENGEMBANGAN VARIABEL PENELITIAN Dalam hal variabel, penulis akan menggunakan variabel yang sama dengan penelitian ini, hanya saja kawasan yang digunakan akan berbeda, yakni menggunakan negara Indonesaia. Selain itu, sample yang akan diambil akan lebih luas. Dimana jika penelitian ini hanya menggunakan sample perusahaan telekomunikasi di Kanada, maka penelitian penulis berikutnya akan menggunakan sample perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2013.

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s