Ketika Bintang tak Mampu Mencintai Rembulan.

***

bintang-di-langit

Bintang terus benderang menyinari sang malam

Ia bagaikan raja yang gagah diatas singgasana megah

Sang bintang senantiasa bergaya di atas sana

Sang langitpun di hipnotis olehnya

Sang bintang mampu memberikan cahaya yang luar biasa kepada sang jagat raya

*

Sang bintang memang rupawan diantara ribuan benda di langit bima sakti ini

Planet-planet lain masih belum mampu untuk menyaingi keelokan parasnya

Ia mampu membius mentari hingga terjatuh kepelupuk rinjani

Ia mampu membuat rembulan tak berkedip memandangnya

Mars dan Jupiter bahkan harus menumpahkan darah untuk mendekatinya

Namun sayang, hatinya tak ada ruang untuk yang lainnya

*

Sang bintang memang selalu memancarkan wajah yang mengenakkan

Ia mampu merebut hati setiap insan yang ia lewati, bahkan komet rela berbelok untuk menikmati keeleokan parasnya

Namun sayang, sang bintang hanya menyediakan satu ruang di hatinya

Ia tak bisa mencintai yang lain, ia tak bisa memaksakan diri untuk mencitai rembulan, Mars, Jupiter, ataupun Mentari yang elok yang berbeda jenis dengan nya

Sang bintang ternyata memendam rasa yang tak tertahankan kepada bintang lain yang berada di atas puncak gunung mount everest sana. Ia mencintai sesama bintangnya….

Ternyata bintang mencintai sang bintang.

Sesama bintang….

Cinta yang sudah tentu akan ditolak oleh seluruh gugus bima sakti

Namun sang bintang tak bisa berbuat apa-apa

Ia sadar cintanya tak akan disetujui bumi, oleh karena itu ia memilih untuk diam

Bintang tak berani mengeluarkan isi hatinya kepada sang bintang

Karena takut sang bintang tak mencintai bintang

Namun malah memilih mentari atau rembulan yang berbeda jenis darinya

Ia takut….

Jadi ia memilih sang bintanglah yang mengutarkan perasaan terlebih dahulu…

Lantas jika tidak,

Ia akan tetap menunggu…

Dihatinya akan selalu ada satu ruang yang tersisa…

Hanya satu.. hanya untuk sang bintang…

Ia akan selalu menunggu….

Meskipun ternyata sang bintang memilih mentari atau rembulan….

Ia sadar, cinta tak selamanya harus memiliki….

Namun hingga detik ini, sang bintang tak bisa membuka hati untuk rembulan ataupun mentari

Di hatinya hanya ada sang bintang

Bintang mencintai Bintang

Cinta sesama bintang

Biarkan bumi berperang menantang

Namun hatinya akan tetap luang

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s