Tetanggaku adalah Harta Karunku.

“Mereka boleh jadi kenal seseorang dengan jarak ribuan pal, tetapi empat tetangga di depan, belakang, kiri, kanan mereka sendiri sayangnya tidak kenal. Mereka boleh jadi kenal seseorang antah-berantah, tetapi saat tanya rumah tetangganya yang hanya berjarak tiga rumah, mereka tidak tahu”Sepenggal kutipan dari buku Pukat-Tere Liye.

tetangga-jutek
Tetangga Terbaik.

Dunia masa kini sudah luar biasa maju. Jika ingin dikomparasikan, mungkin dunia saat ini sudah jutaan kali lebih modern dibandingkan dengan masa lalu, masa ketika kerajaan-kerajaan hebat bertengger di bumi pertiwi ini. Mungkin sesuatu yang sangat gila apabila kita mecoba untuk membandingkan dua dimensi tersebut, karna kedua hal tersebut akan menjadi uncomparble, tidak akan pernah bisa untuk dibandingkan.

Dunia yang sudah semakin modern ini sudah benar-benar canggih. Namun sayang sekali, kecanggihan tersebut tak membuat jiwa persuadaraan antar sesamanya semakin erat. Seolah-oleh berbanding terbalik, antara kemajuan zaman dengan ikatan persudaraan kita. Apabila dulu, anggap saja pada saat dunia internet dan gadget belum merusak masa-masa indah itu, ikatan perusaudaraan kita terjalin begitu erat. Pada saat itu, komunikasi dilakukan secara langsung, komunikator fokus menyampaikan informasinya, sedangkan komunikan fokus mendengarkan sang komunikator, tidak seperti sekarang ini, komunikator hingga berkeringat menyampaikan informasi penting, sedangkan komunikan hingga keringat chat melalui smartphone dengan orang yang jauh ribuan pal di seberang sana. Inilah yang dinamakan dengan badan di ruangan, namun hati dan pikiran ada di seberang.

Ketika kecanggihan internet telah merasuk ke dalam lapisan syaraf kita yang terdalam, kita sudah mulai melupakan arti penting dari tetangga. Padahal, tetangga sebelah adalah salah satu harta terbesar yang kita miliki, namun sayang tidak pernah kita sadari. Kita ternyata lebih mengenal orang lain yang berjarak ribuan pal sana, daripada tetangga kita sendiri yang jaraknya mungkin hanya satu pal. Padahal kelak ketika terjadi sesuatu pada diri kita sendiri, tetangga yang hanya berjarak satu pal itulah yang akan menjadi orang yang paling kita harapkan untuk membantu, sedangkan yang jauh disana hanya akan membantu melalui doa dan itu hanya disampaikan melalui akun media sosial yang selalu kita tongkrongi setiap hari. Sadarkah kita kalau sebenarnya kita telah hampir membuat harta terbesar itu? Sadarkah kita kalau tetangga disamping rumah telah kita sia-siakan dengan percuma? Jika ia ibarat sampah, dan ternyata telah terbuang, kelak kita akan memungutnya kembali. Mengaisnya sambil menangis penuh dengan penyesalan.

Jika kebiasaan ini terus kita lanjutkan tanpa ada tindakan introspeksi diri maka hal ini tentunya akan menjadi seperti penyakit yang kelak bisa sewaktu-waktu melumpuhkan kita sendiri. Jangan biasakan diri untuk hidup egois. Tahukah anda mengapa tuhan menciptkan kita bersaudara? Tentunya sudah kita ketahui. Namun kenapa kita selalu menyangkalnya. Tetangga adalah saudara terdekat yang diciptakan tuhan kepada kita masing-masing. Buat apa memiliki 100 teman di akun facebook, 1 juta follower di instagram dan twitter, 2 juta viewers di youtube, jika satupun tetangga yang ada disamping rumah sendiri tidak ada yang kita ketahui? Tetanggalah orang pertama yang akan membuka pintu kita ketika suatu saat nanti kita berteriak “tolong” atau “aduh”. Tetangga adalah teman yang tak butuh kuota untuk terhubung. Cukup senyum dan keramahan saja sudah bisa membuat hidup kita senantiasa terhubung selamanya tanpa lekang oleh waktu.  Lantas mengapa kita harus menyia-nyiakan mereka?

4_tetangga_jahat
Saling Menyayangi

Apa yang dapat kita petik dari artikel saya kali ini? Kita memang tak salah untuk seharian penuh berkutat dengan dunia maya. Namun jangan pernah sampai terlena sehingga tetanggapun tak penrah kita sapa. Tentunya kita sudah paham betul, kalau orang pertama yang nantinya akan membantu kita ketika sedang menemui masalah adalah tetangga. Mungkin kita selalu mengaggap uang dan emas adalah harta yang paling berharga, namun sebenarnya secara tidak langsung tetanggalah salah satu harta yang paling berharga di dunia ini, melebihi nilai dari uang dan emas yang bisa menjadi berharga dan mahal karena kesepakatan manusia semata. Tetanggaku adalah harta karunku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s