Membaca Sudah Tak Membuatku Pintar Lagi.

Ketika zaman ini sudah semakin maju Ketika teknologi sudah merasuki segala macam lapisan kehidupan manusia Aku semakin tersesat Aku kehilangan arah harus pergi kemana Kompasku seolah-olah mati Bagai anak ayam yang kehilangan induknya * Dunia saat ini sudah semakin modern Klan bumi semakin merajalela, dengan kekuatan yang semakin tak tertandingi oleh klan manapun Hingga akhirnya,…

Menunggu Itu Sabar, Berharap Itu Doa.

“Tetapi apapun yang terjadi, kita sudah melaksanakan prosesnya dengan baik. sekarang tinggal menunggu dan berharap. Itulah kebijaksanaan tertua yang dimiliki leluhur kita. Menunggu dan berharap. Selalulah meminta pertolongan dengan dua hal itu. Menunggu itu berarti sabar. Bersabar itu berarti doa”. Sepenggal kutipan manis dari novel Pukat-Tere Liye. Pernahkah kita merasa bahwa doa yang kita pajatkan…

Aku Sudah Tertinggal Jauh.

Disaat semua orang telah melesat pergi Aku masih disini, berjibaku dengan hal-hal yang berbeda Disaat semua orang disekitarku sudah memulai mengukir masa depannya masing-masing Aku masih disini, mencari dan mencari peralatan ukir dan kuas yang bagus untuk masa depanku nanti, aku terlalu menuntut kesempuranaan dan hingga akhirnya aku harus tertinggal jauh diantara teman-temanku yang lainnya…

Mak!! Jangan Kutuk Aku Karena Telah Menghilangkan Tupperware-mu.

“Mamakku akan tiba-tiba menjadi Jaka Tingkir kelaparan apabila ia tahu kalau aku telah menghilangkan harta berharga miliknya. Mamakku itu unik bin aneh, disaat orang lain mengaggap emas sebagai harta terbesar, ia malah menjadikan Tupperware sebagai harta yang tak tertandingi” Apakah hanya aku seorang yang memiliki nasib yang senaas ini? Masih ingatkah kalian dengan cerita legenda…

Tetanggaku adalah Harta Karunku.

“Mereka boleh jadi kenal seseorang dengan jarak ribuan pal, tetapi empat tetangga di depan, belakang, kiri, kanan mereka sendiri sayangnya tidak kenal. Mereka boleh jadi kenal seseorang antah-berantah, tetapi saat tanya rumah tetangganya yang hanya berjarak tiga rumah, mereka tidak tahu”Sepenggal kutipan dari buku Pukat-Tere Liye. Dunia masa kini sudah luar biasa maju. Jika ingin…

Whatever, Agus Yudhoyono Engkau Tetap Ksatria yang Membanggakan!

“Tuhan selalu mempunyai rahasia dibalik setiap peristiwa yang ada. Tuhan memiliki cerita lain untukmu. Ia adalah pencipta skenario kehidupan yang terbaik, percayalalah, bahwa jalan ini adalah jalan terbaik yang harus engkau lalui. Whatever, Agus Yudhoyono engkau tetap membanggakan” Pemilihan gubernur DKI Jakarta telah usai. Hasil dari berbagai macam quick count pun bergentayangan dimana-mana, meskipun keputusan…

Jakarta lah Biang Keladinya.

“Kondisi politik, agama, dan kebinekaan indonesia kini sudah semakin runyam. Semua ini berakar dari Jakarta. Kalau saja pemilihan gubernur Jakarta tidak ada, Indonesia tak akan seperti negeri bedebah seperti saat ini” Hiruk pikuk tak pernah sepi bergentayangan di tanah air. Indonesia kini sedang berada pada masa kritis staidum empat. Ibarat kata pepatah, sudah berada di…

Mengutuk Hujan Durjana.

Udara dingin menghunus badan hingga ke tulang rusuk. Darah ini serasa seperti akan berhenti mengalir, paru-paru sudah terasa sesak tak mampu mendengus dengan selayaknya lagi. Tanah tak pernah kering, ricak dan genangan air mewarnai kampung halaman rumah. Nyamuk seolah-olah semakin merajalela dimana-mana, selamat karena ini mungkin adalah musim nyamuk, dimana ia sudah mulai bebas menancapkan…

Keseimbangan Neraca Kehidupan

“Ketika kita tak mampu berada pada posisi memperjuangkan kebenaran, maka setidaknya kita tak berada pada posisi perusak” “ Hidup ini ibarat berajalan diatas seutas tali yang tipis, tak ada jalan lain untuk tetap bisa diatasnya selain menjaga kesimbangan tubuh. Apabila salah satu berat sebelah, maka terjatuhlah seperti daun yang berguguran di musim semi”. Hidup ini…

UNTUKKU YANG PERNAH DIMARAH IBU, BERANIKAH AKU MEMBENCINYA?

“Ketika langit masih gelap, ketika rembulan dan bintang masih asyik bercumbu berpeluk mesra, siapakah orang yang pertama kali berada di dapur untuk menyiapkan sarapan pagi yang nikmat dan lezat?” Ketika suatu malam aku tak sengaja pulang terlambat ke rumah, ibuku dengan tampang sangat tak bersahabat seperti tikus kepanasan memakiku habis-habisan. Tak ada kata yang mampu…

Ketika Bintang tak Mampu Mencintai Rembulan.

*** Bintang terus benderang menyinari sang malam Ia bagaikan raja yang gagah diatas singgasana megah Sang bintang senantiasa bergaya di atas sana Sang langitpun di hipnotis olehnya Sang bintang mampu memberikan cahaya yang luar biasa kepada sang jagat raya * Sang bintang memang rupawan diantara ribuan benda di langit bima sakti ini Planet-planet lain masih…

Mengutuk Tuhan dan Pantaskah?

 Ketika langit secara terus menerus merenggut segala kebahagiaan yang kita miliki. Tanpa henti membabi buta merenggut segalanya. Pada saat posisi berada di dalam lubang terbawah, mengutuk tuhan adalah cara yang paling ampuh untuk meredakan amarah yang menyala. Sudah adilkah tuhan kepada seluruh hambanya? *** Manusia adalah pemimpin di muka bumi ini. Manusia adalah mahluk sempurna…